Hari Jadi Ke-23, Fajarius Laia Ajak Semua Pihak Bersatu Membangun Nias Selatan
Nias Selatan, MIMBARBANGSA.COM — Menyambut Hari Jadi Kabupaten Nias Selatan ke-23 yang diperingati pada 28 Juli 2026, Tokoh Nias Selatan sekaligus Ketua Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Nias Selatan, Fajarius Laia, ST., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum peringatan tahun ini sebagai titik awal memperkuat persatuan, kerja sama, dan semangat membangun daerah.
Hari Jadi Kabupaten Nias Selatan ke-23 mengusung tema "Talabu Bersama Membangun Nias Selatan" dengan subtema "Melalui Perjuangan Kabupaten Nias Selatan, Mari Kita Bergandengan Tangan Bersama Pemerintah Daerah untuk Menjadikan 3 KO dan Nias Selatan Rumah Kita", Fajar menilai bahwa pembangunan daerah tidak akan berhasil apabila hanya dibebankan kepada pemerintah semata.
Menurutnya, seluruh unsur masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pemuda, pelaku usaha, hingga seluruh warga Nias Selatan harus memiliki semangat yang sama untuk membawa daerah keluar dari berbagai keterbatasan menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.
"Hari Jadi ke-23 ini bukan hanya seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum refleksi sekaligus komitmen bersama untuk membangun Nias Selatan yang lebih baik. Sudah saatnya kita meninggalkan perbedaan, ego sektoral, maupun persoalan-persoalan masa lalu. Yang harus kita pikirkan sekarang adalah bagaimana Nias Selatan bisa berkembang dan semakin maju," ujar Fajarius Laia kepada MIMBARBANGSA.COM pada Senin (27/7/2026)
Ia menegaskan bahwa konsep 3 KO harus menjadi budaya kerja seluruh masyarakat.
Menurut Fajar, 3 KO memiliki makna yang sangat sederhana namun memiliki dampak besar apabila diterapkan secara konsisten.
- Komunikasi, yakni saling berbicara, bertukar informasi secara terbuka, jujur, dan membangun.
- Koordinasi, yaitu menyatukan langkah sehingga setiap program pembangunan berjalan selaras dan tidak saling bertabrakan.
- Kolaborasi, yakni bekerja bersama dengan semangat gotong royong untuk mencapai tujuan yang sama, yaitu kemajuan Nias Selatan.
"Kalau komunikasi kita baik, koordinasi berjalan, dan kolaborasi dilakukan dengan sungguh-sungguh, saya yakin pembangunan akan jauh lebih cepat," katanya.
Sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Nias Selatan, Fajar juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan sektor ekonomi masyarakat, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat melalui tumbuhnya usaha-usaha lokal.
Ia berharap pemerintah terus memberikan perhatian terhadap para pelaku usaha kecil, baik melalui peningkatan sarana dan prasarana, akses permodalan, pelatihan, maupun pendampingan usaha agar mampu bersaing di era digital.
"UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah bersama seluruh stakeholder harus hadir membantu para pelaku usaha agar bisa naik kelas. Ketika UMKM berkembang, ekonomi masyarakat juga akan bergerak," jelasnya.
Selain itu, Fajar menekankan pentingnya pemberdayaan generasi muda agar memiliki keterampilan, daya saing, serta semangat berwirausaha.
Ia berharap semakin banyak anak muda Nias Selatan yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan, bukan hanya menjadi pencari kerja.
"Kita ingin pemuda Nias Selatan menjadi generasi yang produktif, kreatif, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah. Pemuda harus diberi ruang untuk berkembang dan berkontribusi," ujarnya.
Di akhir penyampaiannya, Fajar kembali mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Jadi Kabupaten Nias Selatan ke-23 sebagai awal kebangkitan bersama.
Menurutnya, cita-cita menjadikan Nias Selatan sebagai daerah yang maju, mandiri, dan keluar dari kategori daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) hanya dapat diwujudkan apabila seluruh elemen bersatu dalam semangat kebersamaan.
"Mari kita jadikan Nias Selatan sebagai rumah bersama. Rumah yang nyaman untuk ditinggali, tempat masyarakat dapat hidup sejahtera, dan daerah yang mampu bersaing dengan wilayah lain. Semua itu hanya bisa terwujud apabila pemerintah, masyarakat, dunia usaha, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh stakeholder berjalan bersama dalam semangat Komunikasi, Koordinasi, dan Kolaborasi. Selamat Hari Jadi Kabupaten Nias Selatan ke-23. Talabu Bersama Membangun Nias Selatan," tutupnya.
Catatan Redaksi MIMBAR BANGSA
Memasuki usia ke-23, Kabupaten Nias Selatan diharapkan tidak hanya merayakan perjalanan sejarahnya, tetapi juga memperkuat komitmen seluruh elemen untuk membangun daerah secara berkelanjutan. Semangat 3 KO yang disampaikan Fajar Rius Laia menjadi pesan penting bahwa kemajuan daerah lahir dari komunikasi yang baik, koordinasi yang terarah, serta kolaborasi yang nyata antara pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat. Dengan kebersamaan, Nias Selatan memiliki peluang besar untuk tumbuh menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, dan mampu keluar dari berbagai tantangan pembangunan.

Posting Komentar