News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Jalan Gomo–Idanotae Dimulai Dibangun, Impian Masyarakat Sejak Indonesia Merdeka Akhirnya Terwujud

Jalan Gomo–Idanotae Dimulai Dibangun, Impian Masyarakat Sejak Indonesia Merdeka Akhirnya Terwujud


Nias Selatan, MIMBARBANGSA.COM —
Impian panjang masyarakat Kecamatan Idanotae untuk memiliki akses jalan yang layak akhirnya mulai menemukan titik terang. Setelah puluhan tahun menanti, pembangunan ruas jalan Gomo–Idanotae resmi dimulai dengan kegiatan pematokan yang dipimpin langsung oleh Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan pematokan dimulai dari Titik 0 di Botohili dan menjadi penanda dimulainya pembangunan infrastruktur yang selama ini menjadi salah satu harapan terbesar masyarakat, khususnya warga Kecamatan Idanotae.

Bagi masyarakat setempat, pembangunan jalan ini bukan sekadar proyek fisik. Jalan Gomo–Idanotae merupakan akses penting yang telah lama dinantikan, bahkan disebut sebagai impian masyarakat sejak Indonesia merdeka.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Nias Selatan, Kasiaro Ndruru, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Ketua Komisi III DPRD Nias Selatan Yurisman Laia, sejumlah anggota DPRD Nias Selatan, Camat Idanotae Sadarmeiman Buulolo, para tokoh masyarakat Kecamatan Gomo, para kepala desa, Kepala Puskesmas Idanotae serta insan pers.

Gebrakan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan itu mendapat apresiasi dari masyarakat, terutama warga Kecamatan Idanotae yang selama ini menantikan perhatian serius pemerintah terhadap kondisi jalan dan peningkatan konektivitas wilayah.

Apresiasi Masyarakat untuk Bupati dan Kadis PUTR

Mewakili tokoh masyarakat Idanotae, Dawido Bawamenewi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia bersama Kepala Dinas PUTR Nias Selatan Kasiaro Ndruru.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia dan Bapak Kadis PUTR Kasiaro Ndruru atas kado serta gebrakan baru yang selama ini ditunggu-tunggu dan diimpikan masyarakat, khususnya masyarakat Kecamatan Idanotae,” kata Dawido Bawamenewi.

Ia berharap pembangunan tersebut dapat berjalan dengan lancar dan benar-benar memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam meningkatkan mobilitas, perekonomian serta akses pelayanan.

Tokoh masyarakat dari Kecamatan Gomo bersama Ketua Komisi III DPRD Nias Selatan juga menyampaikan pesan senada. Masyarakat diminta memberikan dukungan penuh dan menghindari segala bentuk tindakan yang dapat menghambat proses pembangunan.

Pembangunan jalan tersebut, menurut mereka, merupakan kepentingan bersama yang harus dijaga agar pekerjaan dapat selesai sesuai rencana.

Jalan 4,8 Kilometer, Anggaran Rp19 Miliar Lebih

Dalam sambutannya, Kepala Dinas PUTR Nias Selatan Kasiaro Ndruru menjelaskan bahwa ruas jalan Gomo–Idanotae yang akan dibangun memiliki panjang sekitar 4,8 kilometer.

Pembangunan tersebut menggunakan konstruksi hotmix dengan nilai anggaran mencapai Rp19 miliar lebih, termasuk pembangunan sejumlah fasilitas pendukung.

Untuk pelaksanaan pekerjaan, pemerintah menargetkan waktu pengerjaan selama 120 hari.

Pembangunan ini diharapkan menjadi awal dari peningkatan konektivitas antarwilayah, terutama bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.

Bupati: Pembangunan Ini Hasil Sinergi Pemerintah dan DPRD

Dalam arahannya, Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia menegaskan bahwa pembangunan jalan Gomo–Idanotae merupakan hasil kesepakatan dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Nias Selatan sebagai pihak eksekutif dengan DPRD sebagai lembaga legislatif.

Menurutnya, dukungan DPRD menjadi bagian penting sehingga program pembangunan tersebut dapat direalisasikan.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para tokoh masyarakat, kepala desa dan generasi muda untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif selama pelaksanaan pembangunan.

“Pelaksanaan pembangunan ini mari kita jaga bersama. Ini sudah menjadi kepentingan kita bersama dan kami berharap peran para tokoh untuk menjaga situasi tetap kondusif dan nyaman,” pesan Sokhiatulo Laia.

Ia mengingatkan agar tidak terjadi persoalan-persoalan yang justru dapat menghambat pekerjaan pembangunan. Bupati mengaku pemerintah daerah pernah menghadapi pengalaman pembangunan yang terkendala akibat persoalan di lapangan hingga akhirnya pekerjaan tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Karena itu, ia meminta masyarakat menjadikan pembangunan jalan Gomo–Idanotae sebagai tanggung jawab bersama.

Diharapkan Tembus hingga Perbatasan Nias

Lebih jauh, Bupati Sokhiatulo Laia menjelaskan bahwa pembangunan ruas jalan tersebut memiliki nilai strategis bagi konektivitas wilayah.

Menurutnya, jalan tersebut dapat menjadi jalur alternatif yang memperpendek akses perjalanan. Masyarakat yang hendak menuju sejumlah wilayah tidak lagi harus menggunakan jalur yang lebih jauh melalui Lahusa maupun jalur lainnya.

Bupati juga membuka harapan agar pembangunan jalan tersebut dapat terus dilanjutkan hingga mendekati dan bahkan menembus kawasan perbatasan wilayah Nias.

Namun demikian, ia menegaskan kelanjutan pembangunan sangat bergantung pada kondisi pelaksanaan proyek saat ini dan dukungan masyarakat.

“Biarkan bukti yang berbicara. Kalau tidak ada masalah, tentu kita berharap pembangunan ini dapat dilanjutkan. Tetapi kalau ada masalah yang menghambat, pembangunan bisa saja dialihkan ke tempat lain,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan penting bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya berada di tangan pemerintah dan kontraktor, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.

Camat Idanotae: Kami Siap Mendukung Penuh

Pada penutupan kegiatan, Camat Idanotae Sadarmeiman Buulolo menyampaikan terima kasih kepada Bupati Nias Selatan dan seluruh anggota DPRD yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat Idanotae.

Menurutnya, pembangunan jalan Gomo–Idanotae menjadi jawaban atas kerinduan masyarakat yang telah berlangsung sangat lama.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Idanotae bersama masyarakat siap memberikan dukungan penuh demi menyukseskan pelaksanaan pekerjaan.

Dengan dimulainya pematokan dari Titik 0 di Botohili, Jumat (21/8/2026), pembangunan jalan Gomo–Idanotae kini resmi memasuki babak baru.

Bagi masyarakat Idanotae, pembangunan sepanjang 4,8 kilometer tersebut bukan hanya pembangunan jalan. Lebih dari itu, proyek ini menjadi simbol terwujudnya harapan panjang masyarakat untuk keluar dari keterisolasian, memperkuat konektivitas dan membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi.

Kini, impian yang selama puluhan tahun hanya menjadi harapan, perlahan mulai berubah menjadi kenyataan.

Pematokan telah dimulai. Pembangunan pun bergerak. Dan masyarakat Idanotae kini menanti bukti bahwa jalan yang telah mereka impikan sejak lama benar-benar akan menghubungkan harapan menuju masa depan yang lebih baik.

Penulis: Waoli Lase
Editor: Redaksi MIMBARBANGSA.COM

Tags

Langganan Gratis

Masukkan E-Mail aktif Anda di bawah ini dan dapatkan berbagai info baru dari kami.

Posting Komentar