Tragis, Pelajar Perempuan Nias Utara Ditemukan Tewas di Sungai
Nias Utara, MIMBARBANGSA.COM — Warga Dusun IV, Desa Hilina’a, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, digemparkan dengan penemuan mayat seorang pelajar perempuan di aliran sungai kecil dalam kawasan kebun, Jumat (15/5) sore. Kejadian ini menjadi sorotan utama masyarakat setempat setelah korban dilaporkan hilang dua hari sebelumnya.
Jasad korban yang diketahui berinisial AJZ, 17 tahun, siswi SMK Negeri 1 Kecamatan Alasa Talu Muzoi, ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB. Kondisi jasad korban disebut mengenaskan, memicu keprihatinan mendalam bagi keluarga dan warga. AJZ sebelumnya hilang sejak Rabu (13/5), dan pencarian intensif selama dua hari akhirnya membuahkan hasil tragis tersebut.
Penemuan mayat dilakukan oleh warga bersama keluarga korban di dalam kawasan perkebunan, tepat di aliran sungai kecil. Di lokasi, petugas juga menemukan sejumlah barang milik korban, seperti tas sekolah, baju seragam, dan sepatu, yang menambah bukti bahwa jasad tersebut memang AJZ. Kejadian ini memicu warga beramai-ramai mendatangi lokasi untuk melihat secara langsung kondisi korban, meski pihak keluarga dan aparat meminta agar ketenangan tetap dijaga.
Mendapat laporan, Kapolsek Alasa, Iptu Fanema Lase, bersama Tim Medis Puskesmas Alasa Talumuzoi langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jasad AJZ kemudian dievakuasi ke Puskesmas setempat untuk dilakukan pemeriksaan luar (VER) sebelum proses lebih lanjut.
Menindaklanjuti kejadian ini, Kapolres Nias, AKBP Agung S.D.C., S.Psi., M.Psi., Psi., M.K.P., memerintahkan Kasat Reskrim Polres Nias, AKP Soni Z., S.H., beserta tim untuk terjun ke lapangan dan membantu Polsek Alasa dalam penyelidikan secara intensif. Kapolres menegaskan bahwa motif kejadian masih dalam penyelidikan dan pihak kepolisian terus mengumpulkan bukti di lapangan.
“Kami juga memohon bantuan dari masyarakat. Jika ada informasi terkait penemuan mayat tersebut, silakan sampaikan kepada kami. Identitas pelapor pasti kami rahasiakan,” ujar AKBP Agung. Pernyataan ini sekaligus mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada pihak berwajib.
Hingga saat ini, Polsek Alasa bersama Tim Sat Reskrim Polres Nias masih fokus melakukan penyelidikan. Aparat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, agar proses penanganan kasus dapat berjalan optimal.
Kasus ini menjadi pengingat serius tentang pentingnya keamanan dan pengawasan bagi pelajar, terutama di wilayah pedesaan. Redaksi Mimbar Bangsa menghimbau semua pihak, terutama keluarga dan sekolah, untuk saling menjaga dan memperkuat komunikasi, serta menghargai upaya aparat hukum dalam menangani kasus ini.

Posting Komentar