Jakarta, MIMBARBANGSA.COM — Daftar 10 orang terkaya di Indonesia tahun 2025 kembali dirilis oleh lembaga riset kekayaan global yang diikuti secara luas oleh pelaku ekonomi dan investor. Dalam rilisan terbaru, total kekayaan kolektif para miliarder Tanah Air mencatat rekor baru, melampaui US$ 300 miliar di tengah dinamika pasar saham domestik yang menunjukkan tren positif sepanjang tahun ini. Laporan tersebut mencerminkan peta kekuatan ekonomi Indonesia lewat individu-individu yang kekayaannya tidak hanya bertahan tetapi juga bertransformasi mengikuti dinamika global. Data dari daftar 10 orang terkaya menunjukkan keberagaman sektor usaha yang menjadi motor kekayaan, dari sektor perbankan dan konsumsi hingga energi dan teknologi.
Profil 10 Orang Terkaya Indonesia 2025
Berdasarkan klasifikasi terbaru, berikut susunan tokoh dan kelompok terkaya di Indonesia:
- R. Budi Hartono & Michael Hartono – Kekayaan gabungan mencapai sekitar US$ 43,8 miliar, menempatkan mereka di puncak daftar orang terkaya Indonesia selama lebih dari satu dekade. Aset mereka berasal dari kepemilikan di grup bisnis besar termasuk sektor perbankan dan industri konsumsi.
- Prajogo Pangestu – Miliarder sektor petrokimia dan energi ini menguat di posisi kedua dengan total aset mendekati US$ 40 miliar, didorong oleh kinerja korporasi besar yang ikut menikmati pertumbuhan permintaan bahan bakar dan petrokimia.
- Keluarga Widjaja – Grup konglomerat ini menempati posisi ketiga setelah mengalami lonjakan kekayaan signifikan, mencerminkan ekspansi di berbagai sektor industri termasuk agribisnis dan kehutanan.
- Low Tuck Kwong – Tokoh di sektor energi, khususnya tambang dan batubara, berada di posisi keempat meskipun mengalami sedikit koreksi aset dibandingkan tahun sebelumnya.
- Anthoni Salim & Keluarga – Pemilik jaringan usaha multinasional yang kaki usahanya mencakup konsumer, distribusi, hingga agribisnis, menempati posisi kelima.
- Otto Toto Sugiri – Muncul sebagai salah satu wajah baru di daftar top 10, didorong oleh kenaikan valuasi saham perusahaan teknologi infrastruktur digital yang dipimpinnya.
- Tahir & Keluarga – Grup usaha besar yang bergerak di perbankan, kesehatan, hingga properti, mempertahankan eksistensinya di jajaran elite kekayaan nasional.
- Marina Budiman – Tokoh penting di sektor teknologi dan energi baru terbarukan ini mencatat debutnya di daftar top 10, menunjukkan pergeseran tren kekayaan ke sektor inovasi.
- Wijono & Hermanto Tanoko & Keluarga – Kelompok pengusaha multi-sektor ini konsisten berada di ranking atas berkat diversifikasi aset yang mantap.
- Sri Prakash Lohia – Mewakili generasi pengusaha yang fokus di industri tekstil dan bahan kimia, menutup daftar 10 besar tahun 2025.
Konteks & Tren Kekayaan di Indonesia
Total kekayaan kolektif para taipan Indonesia meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan tren positif di pasar modal domestik. Salah satu indikatornya adalah kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat sepanjang 2025, menjadi salah satu faktor pendorong akumulasi nilai aset para miliarder.
Berbeda dengan periode sebelumnya, daftar kali ini mencatat beberapa nama baru masuk ke jajaran teratas, terutama dari sektor teknologi dan energi hijau, yang menunjukkan perubahan struktur ekonomi elite kekayaan nasional.
Analisis Redaksi
Fenomena akumulasi kekayaan yang kuat di sektor tradisional seperti perbankan dan energi menunjukkan keunggulan komparatif Indonesia di dua sektor pangsa ekonomi besar tersebut. Terlebih, hadirnya pengusaha di sektor teknologi dan energi baru memperlihatkan pergeseran daya tarik bisnis yang relevan dengan dinamika global menuju ekonomi digital dan berkelanjutan.
Saran Redaksi Mimbar Bangsa
Untuk pembaca dan pelaku ekonomi, pemetaan kekayaan elite nasional tahun 2025 ini seharusnya menjadi referensi strategis dalam menilai arah investasi dan peluang usaha. Saran kami, pemerintah dan pelaku usaha juga perlu menyelaraskan pertumbuhan ekonomi inklusif dengan memperkuat sektor produktif yang mampu menciptakan kekayaan luas dan berkelanjutan.

0Komentar