![]() |
| Desain Istana Wakil Presiden di IKN |
JAKARTA, MIMBARBANGSA.COM — Pembangunan kantor Wakil Presiden (Wapres) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN Nusantara dipastikan akan selesai pada Desember 2025, membuka peluang bagi Wapres Gibran Rakabuming Raka untuk mulai berkantor di ibu kota baru tahun 2026 mendatang. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dalam pernyataannya di sela kegiatan di Universitas Gadjah Mada, Jumat (12/12/2025). Menurut Basuki, progres pembangunan gedung kantor dan fasilitas pendukung lain di kawasan pemerintahan semakin mendekati fase akhir. Dengan selesainya konstruksi, fasilitas ini akan siap difungsikan setelah proses pelengkapan interior seperti pengisian furniture dan perlengkapan kerja rampung. “Akhir Desember ini jadi. Baru tinggal nanti ngisi furniture-nya,” ujar Basuki kepada wartawan.Langkah penyelesaian kantor Wapres merupakan bagian dari fase pertama pembangunan IKN, yang kini telah mencapai sekitar 97 persen progres fisik sejak pengerjaan dimulai pada 2022 setelah tertunda akibat pandemi. Selain kantor Wapres, sejumlah fasilitas dasar seperti sekolah, pasar, hingga masjid negara juga disebut telah dekat dengan penyelesaian.
Potensi Pemindahan Kantor Pemerintahan ke IKN
Rencana Gibran untuk berkantor di IKN pada 2026 merupakan bagian dari agenda pemerintah mendorong peran penuh Nusantara sebagai ibu kota politik nasional. Implementasi ini akan menjadi langkah konkret setelah sebelumnya pegawai Otorita IKN telah lebih dulu menempati kantor barunya di Nusantara sejak Maret 2025, menandai perpindahan operasional dari Jakarta dan wilayah sebelumnya.
Meski Gibran menyatakan keinginan untuk bekerja dari IKN, keputusan akhir mengenai tempat dan waktu efektif berkantor tetap berada di tangan Wapres itu sendiri, sambil mempertimbangkan kesiapan fasilitas dan kelancaran operasional pemerintahan pusat. Pernyataan Basuki mencatat bahwa Wapres “punya keinginan demikian,” namun tidak disebutkan tanggal pasti saat aktivitas pemerintahan resmi akan dimulai di sana.Konteks Pembangunan IKN Nusantara
Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) telah berjalan bertahap sejak 2022 dengan target menjadikan wilayah ini sebagai ibu kota negara dan pusat pemerintahan Indonesia yang baru. Infrastruktur inti yang dibangun mencakup gedung negara (termasuk istana presiden dan wapres), kantor kementerian, serta sarana pendukung lain seperti jaringan transportasi dan hunian. Proyek ini dilaksanakan dalam beberapa fase, dengan target deklarasi penuh sebagai ibu kota politik pada tahun 2028, sesuai Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 tentang pemutakhiran pembangunan IKN.
Menurut catatan otorita, fase pertama yang memasukkan penyelesaian gedung pemerintahan inti ditargetkan selesai akhir 2025, meskipun konstruksi beberapa fasilitas lainnya akan berlanjut hingga 2027–2028. Fase berikutnya akan fokus pada pembangunan gedung legislatif, yudikatif, serta infrastruktur pendukung yang lebih luas.Respons & Implikasi Strategis
Penyelesaian kantor Wapres ini dipandang sebagai pencapaian penting dalam proses relokasi pusat pemerintahan. Keberhasilan fase pertama pembangunan sejak awal menjadi indikator bahwa pembangunan IKN berada pada jalur yang direncanakan. Sementara itu, keinginan Wapres untuk berkantor di IKN mencerminkan komitmen pemerintahan pusat dalam mentransformasikan Nusantara dari konsep menjadi realitas fungsi pemerintahan negara.
Langkah ini juga mengirimkan sinyal kuat kepada sektor publik dan investor bahwa IKN bukan lagi sekadar proyek infrastruktur, tetapi sudah menuju fase operasional pemerintahan yang sesungguhnya, yang berimplikasi pada mobilitas aparatur negara serta dinamika pembangunan regional di Kalimantan Timur.

0Komentar