News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kronologi Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri dengan Pistoli Milik Eks Suaminya

Kronologi Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri dengan Pistoli Milik Eks Suaminya


Medan, MIMBARBANGSA.COM —
Polda Sumatera Utara mengungkap kronologi meninggalnya seorang wanita berinisial L yang diduga mengakhiri hidupnya menggunakan senjata api milik mantan suaminya, Bripka IH, anggota Polsek Medan Sunggal. Peristiwa yang terjadi di kawasan Medan Helvetia tersebut kini masih didalami, termasuk pemeriksaan terhadap personel kepolisian yang memiliki senjata tersebut.

Keterangan resmi disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, yang menjelaskan bahwa insiden itu terjadi pada Minggu (2/8) sekitar pukul 16.00 WIB di sebuah rumah di kawasan Bumi Asri Medan, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia.

Menurut Ferry, saat kejadian korban berada di rumah bersama Bripka IH dan anak mereka. Ketiganya sedang beristirahat ketika situasi yang awalnya berjalan normal berubah menjadi kepanikan.

Saat berada di rumah, Bripka IH disebut mulai merasa ada sesuatu yang tidak biasa ketika melihat tas miliknya dalam keadaan telah terbuka. Tas tersebut sebelumnya menjadi tempat penyimpanan senjata api dinas yang berada dalam penguasaannya.

Karena merasa curiga, Bripka IH kemudian memeriksa isi tas tersebut. Dari pemeriksaan itu diketahui bahwa senjata api yang sebelumnya berada di dalam tas sudah tidak ditemukan.

Temuan tersebut membuat Bripka IH berusaha mencari tahu siapa yang telah mengambil senjata api tersebut. Tidak lama kemudian, ia menyadari bahwa senjata tersebut diduga telah diambil oleh L.

Dalam waktu hampir bersamaan, Bripka IH mendengar suara letusan yang berasal dari arah kamar mandi rumah tersebut. Mendengar suara tembakan itu, ia segera menuju lokasi dan berusaha membuka pintu kamar mandi.

Karena pintu dalam keadaan terkunci, Bripka IH kemudian mendobrak pintu untuk memastikan kondisi di dalam ruangan.

Setelah berhasil masuk, L ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat luka tembak menggunakan senjata api yang sebelumnya berada di dalam tas milik Bripka IH.

Mengetahui kejadian tersebut, Bripka IH langsung melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian.

Petugas yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal, termasuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan proses identifikasi.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Kabid Humas Polda Sumut menyampaikan bahwa setelah dilakukan pengecekan di lokasi, korban dinyatakan telah meninggal dunia sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Di sisi lain, Polda Sumatera Utara menegaskan bahwa penanganan kasus ini tidak berhenti pada olah tempat kejadian perkara. Institusi kepolisian juga melakukan pemeriksaan internal terhadap Bripka IH melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).

Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur untuk memastikan seluruh aspek yang berkaitan dengan kepemilikan, penyimpanan, serta penggunaan senjata api oleh anggota Polri dapat ditelusuri secara menyeluruh.

Menurut Ferry Walintukan, proses pemeriksaan terhadap Bripka IH masih berlangsung dan hingga kini penyidik Propam masih mendalami berbagai keterangan yang diperlukan.

Polda Sumatera Utara belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai hasil pemeriksaan internal tersebut. Aparat masih mengumpulkan fakta-fakta yang diperlukan sebagai bagian dari proses penyelidikan dan pemeriksaan yang sedang berjalan.

Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan senjata api milik anggota kepolisian. Oleh sebab itu, proses penanganannya dilakukan secara simultan, baik melalui penyelidikan terhadap peristiwa yang terjadi maupun pemeriksaan etik dan disiplin terhadap personel yang bersangkutan.

Polda Sumut menegaskan bahwa seluruh proses akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku sehingga setiap fakta dapat diungkap secara objektif dan profesional.

Tags

Langganan Gratis

Masukkan E-Mail aktif Anda di bawah ini dan dapatkan berbagai info baru dari kami.

Posting Komentar