GpYoGfM7BSA6BSAlTUY0BUG0TY==
Breaking
Hot News

Brimob, TNI, dan Warga Bangun Jembatan Darurat Pulihkan Akses Aceh Singkil

Brimob Polda Aceh, TNI, dan warga bangun jembatan darurat di Aceh Singkil demi pulihkan akses dan ekonomi masyarakat.
Ukuran huruf
Print 0

Jembatan darurat Aceh Singkil dibangun Brimob Polda Aceh, TNI, dan masyarakat

Jakarta, MIMBARBANGSA.COM — 
 Sinergi Brimob Polda Aceh, TNI, dan masyarakat kembali terlihat nyata melalui pembangunan jembatan darurat Aceh Singkil guna memulihkan konektivitas wilayah yang sempat terputus akibat kerusakan infrastruktur.

Jembatan darurat tersebut dibangun di Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, sebagai respons cepat atas terganggunya akses transportasi dan aktivitas warga. Pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel Brimob Polda Aceh, Polres Aceh Singkil, prajurit TNI, serta masyarakat setempat.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan darurat ini merupakan langkah konkret untuk memastikan kembali kelancaran mobilitas masyarakat yang sebelumnya terhambat.

“Pembangunan jembatan darurat ini sebagai respons cepat terhadap infrastruktur yang rusak serta memastikan kembali kelancaran akses transportasi dan aktivitas masyarakat setempat,” ujar Kombes Joko, Selasa (16/12/2025).

Menurutnya, jembatan darurat tidak hanya berfungsi sebagai penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga menjadi penopang utama roda perekonomian masyarakat. Akses yang kembali terbuka memungkinkan distribusi barang, aktivitas sosial, hingga pelayanan dasar berjalan normal kembali.

Lebih lanjut, Kombes Joko menegaskan bahwa kegiatan ini sekaligus mencerminkan kehadiran negara dalam situasi darurat, melalui kolaborasi lintas sektor yang solid antara Polri, TNI, dan masyarakat.

“Pembangunan ini bertujuan membantu masyarakat agar mobilitas dan roda perekonomian dapat kembali berjalan, sekaligus sebagai bentuk sinergi Polri dan TNI bersama masyarakat dalam penanganan kondisi darurat,” ungkapnya.

Proses pembangunan jembatan darurat tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat keamanan hingga warga setempat yang berpartisipasi aktif. Kehadiran masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi bukti kuat semangat gotong royong yang masih terjaga, khususnya di wilayah yang tengah menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.

Kombes Joko menambahkan, kolaborasi ini mencerminkan kemanunggalan TNI dan Polri bersama rakyat, terutama dalam membantu masyarakat yang terdampak gangguan infrastruktur akibat kondisi darurat.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk mempercepat proses pemulihan, sekaligus menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di daerah. Dengan akses yang kembali terhubung, aktivitas warga di Singkil Utara diharapkan dapat segera pulih secara bertahap.

Polda Aceh, lanjut Kabid Humas, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya masyarakat Desa Gosong Telaga Barat yang secara sukarela ikut bergotong royong dalam pembangunan jembatan darurat tersebut.

“Kami mengapresiasi peran aktif seluruh pihak, terutama masyarakat yang turut membantu pembangunan jembatan darurat ini,” katanya.

Sebagai institusi yang mengemban tugas pengayoman dan pelayanan publik, Polda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap upaya kemanusiaan, baik dalam situasi bencana maupun kondisi darurat lainnya.

“Polda Aceh berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam upaya kemanusiaan serta mendukung percepatan pemulihan kondisi masyarakat melalui kerja sama dan sinergi dengan seluruh elemen,” tutup Kombes Joko.

Redaksi Mimbar Bangsa menilai langkah cepat dan kolaboratif ini patut diapresiasi sebagai wujud nyata pelayanan negara kepada rakyat. Sinergi berkelanjutan antara aparat dan masyarakat diharapkan terus diperkuat demi ketahanan wilayah dan kesejahteraan bersama.

Brimob, TNI, dan Warga Bangun Jembatan Darurat Pulihkan Akses Aceh Singkil
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin