Hadiri Paskah GPI, Bupati Nias Selatan Tegaskan Pemimpin Harus Dekat Dengan Masyarakat
Nias Selatan, MIMBARBANGSA.COM — Kehadiran Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia dalam Perayaan Paskah GPI Nias Selatan 2026 menjadi sorotan, terutama saat ia menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya kedekatan pemimpin dengan masyarakat serta dukungan jemaat terhadap pemerintah daerah.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Lapangan Orurusa Teluk Dalam, Minggu (12/4/2026), Bupati hadir bersama jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat, menyatu dengan ribuan jemaat yang mengikuti ibadah dengan penuh khidmat. Kehadirannya tidak sekadar seremonial, tetapi membawa pesan kuat tentang kebersamaan dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Di hadapan sekitar 3.000 jemaat, Sokhiatulo Laia menyampaikan ajakan terbuka kepada seluruh hamba Tuhan dan warga jemaat untuk terus mendukung serta mendoakan jalannya pemerintahan di Kabupaten Nias Selatan.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, khususnya para hamba Tuhan dan jemaat,” ujarnya dengan nada tegas namun penuh kehangatan.
Dalam sambutannya, Bupati juga menegaskan latar belakang dirinya sebagai bagian dari masyarakat biasa. Ia menyampaikan bahwa dirinya berasal dari keluarga sederhana, yang menjadi motivasi untuk terus bekerja bagi kepentingan rakyat.
“Saya ini Bupati Nias Selatan, anak petani,” ungkapnya, disambut perhatian jemaat yang hadir.
Pernyataan tersebut menjadi simbol bahwa kepemimpinan yang ia jalankan berangkat dari akar kehidupan masyarakat, sehingga memahami langsung kebutuhan dan harapan warga. Ia menekankan bahwa jabatan yang diembannya bukanlah sekat, melainkan jembatan untuk mendekatkan pemerintah dengan rakyat.
Lebih lanjut, Sokhiatulo Laia menegaskan komitmennya untuk menghapus jarak antara pemimpin dan masyarakat. Ia ingin memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah secara nyata.
“Masyarakat dengan Bupati jangan ada jarak,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi refleksi penting dalam konteks pembangunan daerah, di mana keterbukaan dan komunikasi menjadi kunci dalam menciptakan pemerintahan yang responsif dan inklusif. Ia juga menegaskan bahwa kepemimpinannya tidak berpihak pada golongan tertentu.
“Saya adalah Bupati untuk semua golongan,” lanjutnya.
Pernyataan ini menegaskan komitmen terhadap prinsip keadilan dan kesetaraan dalam pelayanan publik, tanpa membedakan latar belakang sosial, agama, maupun kelompok tertentu.
Momentum Paskah yang sarat nilai spiritual dinilai menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat pesan persatuan dan kebersamaan. Dalam konteks tersebut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan dan bekerja bersama demi kemajuan daerah.
Sejumlah tokoh yang hadir turut memberikan apresiasi atas sambutan yang disampaikan Bupati. Pesan yang disampaikan dinilai sejalan dengan semangat Paskah yang mengedepankan pembaruan, harapan, dan persatuan.
Kehadiran pemerintah dalam kegiatan keagamaan seperti ini juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan lintas elemen.
Redaksi Mimbar Bangsa menilai bahwa pesan yang disampaikan Bupati Nias Selatan merupakan langkah positif dalam membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat. Diharapkan komitmen tersebut dapat terus diwujudkan dalam kebijakan dan pelayanan yang nyata, sehingga kepercayaan publik semakin kuat dan pembangunan daerah berjalan lebih optimal.

Posting Komentar